Mengenal Lebih Dekat Ikan Molly (Poecilia Sphenops)

Ikan Molly (Poelicia latipinna Sailfin molly) merupakan jenis ikan hias yang berasal dari daerah aliran sungai amazon serta sungai-sungai lainnya yang berada pada daerah Amerika Selatan. Pada alam bebas ikan termasuk ikan berkelompok dan sering hidup pada sela-sela akar tanaman air.

Molly fish sendiri saat ini telah memiliki banyak sekali varietas seperti molly ballon, black molly, white molly,molly green ballon , marble molly serta molly kuning ballon, dan dari masing-masing varietas tersebut memiliki keunikan-keunikan tersendiri. Meskipun demikikian pada dasarnya ikan ini memiliki ukuran standar yaitu antara 5-12 cm.

Baca Juga : 28 Jenis Molly Fish Terpopuler Berserta Gambarnya

Ikan molly umumnya memiliki warna yang mengkilat dengan ukuran tubuh yang relatif mungil. Hal itulah yang membuat ikan jenis ini menjadi salah satu primadona pada kalangan peghobi ikan hias. Terlebih lagi ikan ini merupakan jenis ikan yang mudah untuk dibudidayakan. Sehingga membuat molly fish memiliki harga yang relatif tejangkau.

Klasifikasi Ikan Molly

kingdomAnimalia
PhylumChordata
KelasOstheichthyes
OrdoCyprinodontoidei
FamilyPoecilidae
GenusPoecilia
SpesiesPoecilia sphenops

Morfologi Ikan Molly

Pada umumnya ikan jenis ini memiliki bentuk tubuh yang menyerupai ikan guppy, karena mereka masih dalam satu keluarga yang sama yaitu Poecilidae. Tubuh molly rata-rata berukuran 5-12 cm, dengan kepala berbentuk segetiga dan memiliki mulut berukuran kecil serta mata yang cukup besar.

Ikan molly sendiri memiliki banyak sekali jenis, sehingga ikan ini memiliki warna yang cukup beragam tergantung dari jenis ikan itu sendiri. Selain itu ikan ini juga memiliki perut yang berukuran besar dan terlihat kembung. Ikan ini memiliki sirip ekor berbentuk sabit dan sirip punggung menjuantai ke belakang sampai pangkal ekor.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Ikan Cupang (Betta sp.)

Ikan molly termasuk ikan yang memiliki daya tahan bagus terhadap kondisi lingkungan yang ia tinggali, Bahkan ikan ini juga mampu bertahan hidup pada perairan asin atau payau. Meskipun demikian ikan jenis ini sangat sensitif terhadap perubahan suhu, sehingga pada beberapa kasus penghobi sering menambahkan garam ikan untuk menjaga kesehatan dari ikan itu sendiri.

Perbedaan Ikan Molly Jantan dan Ikan Molly Betina

Untuk dapat membedakan molly jantan dan molly betina ada beberapa ciri fisik yang dapat diperhatikan, antara lain:

perbedaan-ikan-molly-jantan-dan-betina
Ciri-ciri Ikan Molly Jantan
  • Memiliki gonopodium berupa tonjolan yang terletak pada belakang sirip perut.
  • Memiliki tubuh yang lebih ramping.
  • Warna Tubuh lebih cerah
  • Memiliki kepala yang lebih besar
  • Sirip punggung yang lebih panjang
Ciri-ciri Ikan Molly Betina
  • Tidak memiliki gonopodium pada belakang sirip perutnya, melainkan hanya berupa sirip halus.
  • Memiliki tubuh yang lebih gempal.
  • Warna tubuh lebih kusam.
  • Memiliki ukuran kepala yang lebih kecil.
  • Sirip punggung terlihat biasa.

Habitat Ikan Molly

ikan molly

Pada alam liar ikan jenis ini sering dijumpai bersembunyi diakar-akar pohon. Sehingga saat ikan ini dipelihara pada aquarium yang memiliki habitat lain didalamnya seperti tanaman air, kayu atau batu ikan akan lebih menyukainya. Selain berfungsi sebagai tempat bersembunyi ikan, adanya kayu atau batu dalam aquarium dapat berfungi sebagai media tumbuhnya lumut sebagai makanan alami ikan.

Ikan molly termasuk ikan omnivora yang dapat memakan segala jenis makanan. Sehingga ketika dipelihara di akuarium ikan ini dapat diberi pakan berupa pakan berbahan nabati ataupun hewani. Namun pada alam liar pakan utama dari ikan adalah lumut, sehingga jika diberi pakan berbahan dasar daging (protein) kemungkinan akan menguragi umur dari ikan ini.

Cara Perawatan Ikan Molly

Jika kamu berniat untuk memelihara ikan ini Ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatikan. seperti Air harus memiliki kandungan Oksigen (O2) yang cukup dan jernih, Suhu air berkisar 15-27 drajat celcius, serta pH air 7-8. Selain itu jaga selalu kualitas air dalam akuarium dengan pemasangan media filter yang baik. Dan juga lakukan penggantian air secara rutin sebanyak 20-30% saja setiap 3-4 minggu sekali.

Baca Juga : Morfologi dan Klasifikasi Ikan Arwana

Ikan molly dapat memakan pakan berupa pakan buatan ataupun pakan alami (kutu air, cacing kering, cacing beku, cacing rambut, serta jentik nyamuk). Namun perlu diperhatikan bahwa semakin bagus kualitsas pakan yang diberikan maka semakin baik pula daya tahan tubuh dari ikan itu sendiri. Molly cukup diberi pakan sebanyak 2 kali dalam sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Jika dalam waktu 10-15 menit ikan masih mennyisakan makananya, segera ambil sisa-sisa makan tersebut untuk menjaga kualitas air akuarium tetap baik.

Refrensi :
https://ilmuikan.com/ikan-black-molly/
Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan
https://www.dunia-perairan.com/2017/01/ikan-molly-poecilia-sphenops/

Bagikan

Tinggalkan komentar