Klasifikasi dan Morfologi Ikan Bawal (Colossoma macropum)

Ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) merupakan ikan konsumsi yang berasal dari perairan Amerika latin, tepatnya dari Berazil, Venezuela, dan Ekuador. Ikan ini merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki potensi tinggi untuk dibudidayakan. Karena bawal sendiri memiliki tingkat kelangusungan hidup yang cukup tinggi yaitu 90%, serta dapat hidup dalam kolam dengan tingkat kepadatan yang tinggi.

Ikan bawal diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920, yang berasal dari Cina, Eropa, Jepang, dan Taiwan. Awal mulanya ikan ini hanya diperdagangkan sebagai ikan hias. Namun karena memiliki rasa daging yang enak, tingkat pertumbuhan cepat, serta mampu berukuran besar, membuat ikan ini menjadi komoditas konsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Klasifikasi Ikan Bawal Air Tawar

Kingdom: Animal
Filum: Chordata
Sub filum: Craniata
Kelas: Pisces
Sub kelas: Neopter
Ordo: Cypriniformes
Sub ordo: Cyprinoida
Famili: Characidae
Genus: Colossoma
Spesies: Colossoma macropomum

Morfologi Ikan bawal Air Tawar

Ikan bawal air tawar memiliki bentuk tubuh agak bulat atau oval, berbentuk pipih, serta memiliki punggung berwarna abu-abu tua dan perut berwarna putih abu-abu kemerahan. Selain itu pada bagian kepala berbentuk hampir bulat dengan hidung berukuran besar, serta pada bagian bibir bawah terlihat menonjol yang dilengkapi dengan gigi-gigi tajam.

Bawal memiliki sirip berukuran 2-3 cm berwarna keabu-abuan hingga kekuningan, sirip dada berada dibawah tutup insang, serta sirip perut dan sirip dubur terpisah. Ikan ini memiliki daging yang cukup tebal, berwarna merah, berserabut halus, tidah bau amis, serta memiliki kandungan gizi tinggi. Selain itu ikan ini juga mampu menghasilkan telur sebanyak 3.000-10.000, bakan bisa lebih tergantung dengan varietas serta kualitas induk dari ikan.

Ikan bawal termasuk salah satu ikan yang memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat. Yangmana pada usia 6 minggu ikan dapat mencapai berat 3 gram, Pada usia 12 minggu ikan bisa mencapai berat 25 gram, dan pada usia 6 bulan ikan dapat mencapai ukuran konsums yaitu 500 gram. Bahkan jika dibiarkan dialam bebas ikan bawal diperkirakan mampu mencapai berat maksimal 30 kg.

Baca Juga : Morfologi dan Klasifikasi Ikan Patin (Pangasius sp.)

Jenis-jenis Ikan Bawal

1. Bawal Air Tawar

Ikan Bawal Air Tawar
Gambar : tradekorea.com

Bawal ini meupakan jenis bawal yang hidup pada perairan air tawar. Dan merupakan jenis bawal yang sedang dibahas dalam artikel ini. Ikan ini mampu bertahan pada perairan dengan kualitas air yang buruk, meskipun hal tersebut dapat mempengaruhi laju tumbuhnya.

2. Bawal Hitam

Ikan Bawal Hitam
Gambar : farmbos.com

Bawal ini merupakan ikan air laut yang memiliki nama internasional black plomfert. ikan jenis ini hidup pada muara sungai dekat dengan laut, dan tersebar merata pada perairan Indonesia. Mulai dari perairan kalimantan, sulawesi, teluk bangal, laut arafuru, teluk siam, laut jawa, selat malaka, serta sepanjang laut cina selatan.

Ikan ini memiliki bentuk tubuh oval dan pipih, memiliki sisik kecil berbentuk ctenoid, kepala berukuran kecil, serta rahang berukuran pendek lengkap dengan gigi-gigi tajam. ikan ini umumnya memiliki warna tubuh abu-abu gelap pada bagian atas, dan berwarna putih pada bagian bawah.

3. Bawal Putih

Ikan Bawal Putih
Gambar : sgwetmarket.com.sg

Bawal jenis ini merupakan ikan yang dapat dijumpai pada perairan air laut, payau, bahkan air tawar. di Indonesia sendri bawal jenis ini tersebar pada perairan laut jawa, pantai timur, timur sumatra, serta pantai laut cina selatan. Umumnya ikan ini memakan pakan berupa udang, plankton, serta ikan-ikan berukuran kecil.

Bawal jenis ini memeliki bentuk seperti rombus dan sedikit terlihat cembung. ikan ini memiliki sisik berwarna putih perak yang menutupi hampir seluruh tubunya dan memiliki garisan derai pada bagian insang hingga bagian ekor. Bawal putih memiliki sirip pektoral lebih panjang dibandingkan dengan sirip dorsal.

Habitat Ikan Bawal

Ikan bawal tersebar luas pada perairan Amerika selatan, yaitu mulai dari perairan Rio de La Plata hingga sungai Orinoco. Ikan jenis ini mendiami danau dekat perbatasan sungai yang memiliki arus bergolak serta air berwarna cokelat yang kaya nutrisi dan sedimen dari sungai Andes. Selain itu jika air danu surut ikan akan meninggalkan danau dan menuju ke sungai terutama pada saat akan memijah. Namun jika air pada danau mulai pasang, ikan akan kembali ke danau tersebut.


Refrensi :
http://fredikurniawan.com/klasfikasi-dan-morfologi-ikan-bawal/
https://www.bertani.co.id/morfologi-dan-klasifikasi-ikan-bawal-putih-pampus-argenteus/
Arie,U.2006.Budidaya Bawal Air Tawar Untuk Konsumsi dan Hias.PenebarSwadaya.Jakarta.

Bagikan

Tinggalkan komentar