Panduan Budidaya Ikan Sumatra Lengkap

Ikan sumatra atau tiger brab, merupakan ikan dari spesies barb yang memiliki bentuk tubuh pipih bulat, dan agak tinggi. Ikan sumatra terkenal akan keunikan warnanya, yang berwarna kuning keemasan serta terdapat 4 garis vertikal berwarna hitam pada tubuhnya.

Untuk membudidayakan ikan sumatra dapat dikatakan gampang-gampang susah. Karena kita harus menjaga kualitas air serta memilih induk yang berkualitas. Seekor ikan betina dapat menghasilkan telur sekitar 400-800 butir. Telur akan menetas pada usia 3-4 hari, dan akan menjadi ikan yang sudah dapat dipanen pada usia 2 bulan.

Cara Budidaya Ikan Sumatra

Sebelum melakukan budidaya ikan sumatra, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, seperti pemilihan induk dari ikan sumatra. Ikan harus sudah dewasa yang berusia sekitar 6-8 bulan atau berukuran minimal 6 cm. Selain itu induk yang terpilih harus benar-benar sehat dan tidak cacat, hal itu dapat terlihat dari tingkah laku ikan yang lincah dan memiliki nafsu makan yang baik.

Untuk dapat membedakan jenis kelamin dari ikan sumatra dapat melakukan pengamatan ciri fisik pada ikan. Ikan sumatra jantan akan terlihat memiliki warna yang cerah dan memiliki tubuh yang ramping. Sedangkan ikan sumatra betina memiliki warna tubuh yang cenderung kusam dan memiliki tubuh yang sedikit gempal.

Setelah itu lakukan pemijahan pada ikan sumatra, dengan cara sebagai berikut :

  1. Persiapkan wadah pemijahan berupa kolam semen ataupun aquarium dengan ukuran 15 liter untuk setiap pasangan.
  2. Pemijahan dilakukan dengan perbandingan jantan dan betina 1 : 1, dan dalam satu wadah dapat ditempatkan lebih dari 1 pasangan.
  3. Tepatkan substrat atau tanaman air berdaun kecil kedalam aquarium, sebagai tempat menempelnya telur nantinya.
  4. Masukan air kedalam aquarium dan atur pH antara 6-8 serta Suhu air antara 20-26oC.
  5. Selanjutnya masukkan ikan yang telah di seleksi pada wadah pemijahan.
  6. Biasanya pemijahan terjadi pada malam atau pagi hari sebelum pukul 10.
  7. Terus lakukan kontrol dengan melihat substrat atau tanaman air, apakah sudah terdapat telur yang menempel.
  8. Jika sudah terlihat telur pada substrat atau tanaman air, segera lakukan pemindahan induk ikan sumatra pada wadah lainnya. Serta biarkan telur-telur tersbut berada pada wada pemijahan hingga telur menetas.
  9. Umumnya telur dari ikan sumatra akan menetas pada usia 2-3 hari.

Pemeliharan Larva

Setelah telur-telur ikan sumatra menetas, selanjutnya melakukan perawatan pada larva ikan sumatra. Pada minggu pertama larva sudah dapat di beri makan berupa infusoria,rotifera atau kutu air. Pada masa ini larva masih lemah dan alat pencernaannya belum terbentuk sempurna.

Baca Juga : Cara Budidaya Kutu Air untuk Pakan Ikan

Pada minggu ketiga, larva ikan sumatra sudah lebih kuat sehingga dapat memberinya makanan berupa pakan tambahan. Pakan tambahannya dapat berupa tepung pelet halus atau cacing sutera. Proses pemberian pakan pada larva di lakukan hingga usianya 2 bulan, dan pada usia ini ikan sudah mulai dapat dipanen serta dipasarkan.

Bagikan

Tinggalkan komentar